Pengusaha di Sentul Ini Beralasan Tak Tahu Ada Jam Malam, Bupati Bogor Sempat Jengkel

Kompas.com - 13/01/2021, 14:09 WIB
Bupati Bogor Ade Yasin memergoki satu ritel dan satu restoran yang masih buka di Kawasan Sentul City, Kecamatan Babakan Madang, pada Selasa (12/1/2021) pukul 20.30 WIB. KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANBupati Bogor Ade Yasin memergoki satu ritel dan satu restoran yang masih buka di Kawasan Sentul City, Kecamatan Babakan Madang, pada Selasa (12/1/2021) pukul 20.30 WIB.

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Tingkat kesadaran masyarakat Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dalam mematuhi aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM dinilai masih kurang.

Saat operasi penegakan aturan jam malam, Bupati Bogor Ade Yasin memergoki satu ritel dan satu restoran yang masih buka di Kawasan Sentul City, Kecamatan Babakan Madang, pada Selasa (12/1/2021), pukul 20.30 WIB.

Ade yang juga sebagai Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor terlibat pembicaraan dengan pengelola restoran yang melanggar aturan jam malam PPKM tersebut.

Baca juga: Bupati Bandung Barat Aa Umbara dan Istrinya Positif Corona

Ade menjelaskan bahwa pusat perbelanjaan dan tempat makan diwajibkan tutup pukul 19.00 WIB, selama aturan PPKM diberlakukan mulai 11-25 Januari 2021.

Kepada Ade, pengelola tersebut mengaku tidak mengetahui dan tidak ada yang memberi tahu aturan pembatasan dan jam operasional malam tersebut.

Sebab, menurut pengelola tersebut, biasanya akan ada surat pemberitahuan sebelum aturan itu diberlakukan.

"Hhmmm... Ini pada tutup semua loh (warung di sampingnya)," ucap Ade sembari menunjuk restoran yang tutup di sekitar kawasan Sentul tersebut.

Baca juga: Geger Penemuan Mayat Terlilit Kasur di Karawang, Diduga Pembunuhan

Pengelola restoran yang diketahui bernama Januar itu kembali meyakinkan sejumlah petugas yang turut mendampingi Bupati Bogor Ade Yasin.

"Benar Bu, saya enggak tahu. Padahal biasanya ada surat dari petugas yang kasih tahu. Tapi ini enggak ada Bu," kata dia.

Mendengar alasan warganya itu, Ade langsung menjelaskan bahwa niat pemerintah melakukan pembatasan kegiatan tersebut untuk kebaikan dan demi mencegah penularan virus Covid-19 yang kian masif di Kabupaten Bogor.

Terlebih, menurut Ade, Kawasan Sentul City terdapat pusat perbelanjaan seperti Mal AEON dan IKEA. Hal ini yang kemudian menjadi tempat favorit yang ramai dikunjungi ketika malam hari.

Menurut dia, jika tidak dilakukan patroli malam, bisa jadi mal maupun restoran akan membuat kerumunan orang.

Untuk itu, Ade mengimbau agar setiap pengusaha lebih mematuhi aturan PPKM yang diberlakukan pemerintah pusat di wilayah Jawa dan Bali.

"Besok jangan diulangi lagi ya Pak. Harus tutup jam 19.00. Protokol kesehatannya jangan lupa, itu maskernya dipakai. Kemudian kursi-kursinya juga dikurangi biar tidak terlalu padat, biar orang enggak duduk di sini. Biar renggang karena aturannya hanya 25 persen kapasitas," kata Ade.

Baca juga: Kisah Sarjana MIPA yang Jadi Pemulung, Mengecewakan Ibu hingga Raih Kalpataru

Menurut Ade, pihak Pemkab tidak akan segan untuk menutup operasional pengusaha apabila melanggar aturan.

"Mengakunya enggak tahu, makanya saya sosialisasikan dan beri teguran dulu. Kalau besok masih nekat buka di atas pukul 19.00, ya kami bisa hentikan operasionalnya (sanksi)," kata Ade ketika dikonfirmasi wartawan mengenai alasan pengelola restoran tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Gelombang Tinggi Terjang Pantai Manado, Ketinggian Capai 4 Meter hingga Masuk Parkiran Mal

Fakta Gelombang Tinggi Terjang Pantai Manado, Ketinggian Capai 4 Meter hingga Masuk Parkiran Mal

Regional
Kasus Mayat Balita dalam Plastik di Subang, Polisi Beberkan Soal Luka di Kemaluan Korban

Kasus Mayat Balita dalam Plastik di Subang, Polisi Beberkan Soal Luka di Kemaluan Korban

Regional
Pemberian Vaksin Dimulai Februari, Dinkes Kota Tegal Siapkan 13 Faskes dan 130 Vaksinator

Pemberian Vaksin Dimulai Februari, Dinkes Kota Tegal Siapkan 13 Faskes dan 130 Vaksinator

Regional
Waspada Penipuan Mengatasnamakan Satgas Penanganan Covid-19

Waspada Penipuan Mengatasnamakan Satgas Penanganan Covid-19

Regional
Penetapan Paslon Terpilih di Pilkada Kabupaten Semarang pada 21 Januari 2021

Penetapan Paslon Terpilih di Pilkada Kabupaten Semarang pada 21 Januari 2021

Regional
70 Makam di TPU Damanhuri Samarinda Rusak Diterjang Longsor

70 Makam di TPU Damanhuri Samarinda Rusak Diterjang Longsor

Regional
Raffi Ahmad Curhat ke Dedi Mulyadi: Berita Itu 'Digoreng' Orang yang Mau Jatuhin, Apes Banget

Raffi Ahmad Curhat ke Dedi Mulyadi: Berita Itu "Digoreng" Orang yang Mau Jatuhin, Apes Banget

Regional
Dedi Mulyadi: Saya Sudah Berulang Kali Minta Penambangan Hutan Penyebab Banjir Dievaluasi

Dedi Mulyadi: Saya Sudah Berulang Kali Minta Penambangan Hutan Penyebab Banjir Dievaluasi

Regional
Terpapar Corona, Sekolah di Kecamatan Kundur Barat Karimun Kembali Ditutup

Terpapar Corona, Sekolah di Kecamatan Kundur Barat Karimun Kembali Ditutup

Regional
BMKG Ungkap Penyebab Gelombang Tinggi Muncul di Pantai Manado

BMKG Ungkap Penyebab Gelombang Tinggi Muncul di Pantai Manado

Regional
Alami Hipotermia di Gunung Muria, Pendaki Perempuan Asal Kudus Dievakuasi

Alami Hipotermia di Gunung Muria, Pendaki Perempuan Asal Kudus Dievakuasi

Regional
Jembatan Gantung di Desa Ini Putus akibat Banjir Bandang, Akses Lumpuh

Jembatan Gantung di Desa Ini Putus akibat Banjir Bandang, Akses Lumpuh

Regional
Usai Tukar Rumahnya Rp 500 Juta dengan Tanaman Hias, Hidmat Akan Barter Lagi

Usai Tukar Rumahnya Rp 500 Juta dengan Tanaman Hias, Hidmat Akan Barter Lagi

Regional
Cerita Banjir 2 Pekan di Jombang dan Protes Warga ke Bupati...

Cerita Banjir 2 Pekan di Jombang dan Protes Warga ke Bupati...

Regional
Para Penumpang Sriwijaya Air Itu Kini Telah 'Pulang'

Para Penumpang Sriwijaya Air Itu Kini Telah "Pulang"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X