Belum Sebulan 2021, Belasan Bencana Alam Terjadi di Kabupaten Bogor

Kompas.com - 12/01/2021, 12:07 WIB
Bencana tanah longsor menerjang Kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat pada Minggu (10/1/2021) sekitar pukul 23.30 WIB. Dok. BPBD Kabupaten BogorBencana tanah longsor menerjang Kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat pada Minggu (10/1/2021) sekitar pukul 23.30 WIB.

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Belum genap sebulan untuk tahun 2021, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sudah mencatat belasan kejadian bencana alam.

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor M Adam Hamdani mengatakan, di awal tahun ini Kabupaten Bogor menghadapi banyak peristiwa bencana.

Tercatat 16 kali bencana yang terjadi di 15 desa yang berada di 11 kecamatan sejak Jumat (8/1/2021) sampai Senin (11/1/2021).

Baca juga: Mengaku Dibegal dan Pura-pura Lupa Ingatan, Pria Ini Ternyata Takut Istri

"Data sampai Jumat kemarin pukul 15.00 WIB, ada 15 kejadian. Ditambah Senin pagi (longsor di jalur Puncak) total 16 kejadian," kata Adam saat dihubungi Kompas.com, Senin.

Adam menyebut bahwa kejadian bencana tersebut merupakan bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor dan angin puting beliung.

Adapun rinciannya, 8 bencana tanah longsor terjadi di 5 kecamatan, yakni Ciampea, Cibinong, Ciomas, masing-masing satu bencana longsor.

Berikutnya, Cigombong sebanyak 4 kejadian longsor dan baru-baru ini satu kejadian longsor di Cisarua, Puncak Bogor.

"Selanjutnya ada 4 kejadian angin kencang. Masing-masing 1 kejadian di Kecamatan Bojonggede, Cijeruk, Leuwisadeng dan Rancabungur," ujar dia.

Baca juga: Kisah Pilu Ibu dan 3 Anak Penumpang Sriwijaya Air, Rindu Bertemu Sang Ayah

Lebih lanjut, Adam mengatakan, terdapat pula kejadian kekeringan di Kecamatan Cibungbulang dan Ciomas, di mana di dua kecamatan itu masing-masing terjadi 1 kejadian.

Tak hanya itu, terdapat kejadian lainnya, yakni 1 di Kecamatan Cijeruk dan 1 di Kecamatan Megamendung.

"Kalau di Cijeruk itu 1 rumah roboh dan Megamendung ada 1 pohon tumbang," kata dia.

Baca juga: Kota Serang dan Tangerang Selatan Jadi Prioritas Vaksin, Ini Alasannya

Untuk itu, Adam mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati saat wilayahnya diguyur hujan.

"Imbauan untuk warga maupun pengendara supaya waspada, apalagi ini Bogor sudah musim hujan, rawan bencana," kata Adam.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

70 Makam di TPU Damanhuri Samarinda Rusak Diterjang Longsor

70 Makam di TPU Damanhuri Samarinda Rusak Diterjang Longsor

Regional
Raffi Ahmad Curhat ke Dedi Mulyadi: Berita Itu 'Digoreng' Orang yang Mau Jatuhin, Apes Banget

Raffi Ahmad Curhat ke Dedi Mulyadi: Berita Itu "Digoreng" Orang yang Mau Jatuhin, Apes Banget

Regional
Dedi Mulyadi: Saya Sudah Berulang Kali Minta Penambangan Hutan Penyebab Banjir Dievaluasi

Dedi Mulyadi: Saya Sudah Berulang Kali Minta Penambangan Hutan Penyebab Banjir Dievaluasi

Regional
Terpapar Corona, Sekolah di Kecamatan Kundur Barat Karimun Kembali Ditutup

Terpapar Corona, Sekolah di Kecamatan Kundur Barat Karimun Kembali Ditutup

Regional
BMKG Ungkap Penyebab Gelombang Tinggi Muncul di Pantai Manado

BMKG Ungkap Penyebab Gelombang Tinggi Muncul di Pantai Manado

Regional
Alami Hipotermia di Gunung Muria, Pendaki Perempuan Asal Kudus Dievakuasi

Alami Hipotermia di Gunung Muria, Pendaki Perempuan Asal Kudus Dievakuasi

Regional
Jembatan Gantung di Desa Ini Putus akibat Banjir Bandang, Akses Lumpuh

Jembatan Gantung di Desa Ini Putus akibat Banjir Bandang, Akses Lumpuh

Regional
Usai Tukar Rumahnya Rp 500 Juta dengan Tanaman Hias, Hidmat Akan Barter Lagi

Usai Tukar Rumahnya Rp 500 Juta dengan Tanaman Hias, Hidmat Akan Barter Lagi

Regional
Cerita Banjir 2 Pekan di Jombang dan Protes Warga ke Bupati...

Cerita Banjir 2 Pekan di Jombang dan Protes Warga ke Bupati...

Regional
Para Penumpang Sriwijaya Air Itu Kini Telah 'Pulang'

Para Penumpang Sriwijaya Air Itu Kini Telah "Pulang"

Regional
Netizen Komentari Tanda Tangan KTP Syaiful Bahri: Dia Pengen Jadi Warga Konoha

Netizen Komentari Tanda Tangan KTP Syaiful Bahri: Dia Pengen Jadi Warga Konoha

Regional
Tangis Anak Polisi yang Jadi Korban Longsor Manado: Ayah, Saya Lapar, Buatkan Telur

Tangis Anak Polisi yang Jadi Korban Longsor Manado: Ayah, Saya Lapar, Buatkan Telur

Regional
Kecelakaan Maut Terjadi Lagi di Tol Pekanbaru-Dumai, Satu Orang Tewas

Kecelakaan Maut Terjadi Lagi di Tol Pekanbaru-Dumai, Satu Orang Tewas

Regional
Sambut Jenazah Indah, Putrinya Korban Pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Yusrilanita Tak Henti Berzikir

Sambut Jenazah Indah, Putrinya Korban Pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Yusrilanita Tak Henti Berzikir

Regional
Pakai Tanda Tangan KTP Ala Lambang Konoha, Syaiful Bahri Ditanya Petugas Dukcapil

Pakai Tanda Tangan KTP Ala Lambang Konoha, Syaiful Bahri Ditanya Petugas Dukcapil

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X