Puncak Bogor Longsor, Jalur ke Puncak Pass Lumpuh dari Dua Arah

Kompas.com - 11/01/2021, 07:26 WIB
Bencana tanah longsor menerjang Kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat pada Minggu (10/1/2021) sekitar pukul 23.30 WIB. Dok BPBD Kabupaten BogorBencana tanah longsor menerjang Kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat pada Minggu (10/1/2021) sekitar pukul 23.30 WIB.

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Bencana tanah longsor menerjang Kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat pada Minggu (10/1/2021) sekitar pukul 23.30 WIB.

Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani mengatakan bahwa bencana longsor itu terjadi tepatnya di Desa Tugu Selatan, Cisarua atau di antara jalur tikungan Riung Gunung.

"Longsornya di Bedengseng, Riung Gunung, jadi di perkebunan teh gitu sih. Antara Riung Gunung dan Masjid Atta'awun," kata Adam, saat dihubungi Kompas.com, Senin (11/1/2021) dini hari.

Baca juga: Bupati Sumedang: Lokasi Longsor di Perumahan SBG Gembur dan Labil, Pemkab Akan Evaluasi Izin Perumahan di Lereng Gunung

Sumber mata air meluap sebabkan longsor

Adam menjelaskan, longsoran tersebut berasal dari sumber mata air atau drainase yang sehari-hari sering digunakan oleh warga.

Adam menduga bahwa saluran air tersebut tersumbat sehingga air meluap dan membuat longsoran tanah di jalur tebing yang ada di kawasan Puncak.

Lebih lanjut dia mengatakan, kondisi cuaca saat itu sedang cerah dan tidak terjadi hujan seperti biasanya.

"Memang tidak terlalu tinggi tebingnya, cuma informasi sementara dari anggota di lokasi, memang di atas itu ada selokan terus mungkin juga ada sumber air karena warga suka ambil air di situ. Nah, ada yang tersumbat kayaknya akhirnya meluaplah lari mencari jalur sendiri. Ya akhirnya membuat longsoran. Kejadian itu (longsor) pas enggak hujan," ungkap Adam.

Baca juga: Tragedi Longsor Susulan di Sumedang, Anggota SAR Turut Jadi Korban, Baru 5 yang Ditemukan

Jalur Puncak Pass lumpuh

Menurutnya, hal itu yang kemudian menyebabkan jalur Puncak mengalami gangguan serius sehingga ditutup sementara, tidak dapat dilalui kendaraan yang mengarah ke atas Puncak Pass atau Cianjur.

Adam menyebut bahwa dalam kejadian longsor yang menutupi jalan sepanjang 20 meter itu, tidak memakan korban jiwa maupun dampak kerugian ke warung yang ada di sekitar lokasi.

Dapat dipastikan, kata Adam, bahwa seluruh perjalanan pada jalur Puncak ditutup dari dua arah, baik dari arah Bogor ke Cianjur maupun sebaliknya. 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penetapan Paslon Terpilih di Pilkada Kabupaten Semarang pada 21 Januari 2021

Penetapan Paslon Terpilih di Pilkada Kabupaten Semarang pada 21 Januari 2021

Regional
70 Makam di TPU Damanhuri Samarinda Rusak Diterjang Longsor

70 Makam di TPU Damanhuri Samarinda Rusak Diterjang Longsor

Regional
Raffi Ahmad Curhat ke Dedi Mulyadi: Berita Itu 'Digoreng' Orang yang Mau Jatuhin, Apes Banget

Raffi Ahmad Curhat ke Dedi Mulyadi: Berita Itu "Digoreng" Orang yang Mau Jatuhin, Apes Banget

Regional
Dedi Mulyadi: Saya Sudah Berulang Kali Minta Penambangan Hutan Penyebab Banjir Dievaluasi

Dedi Mulyadi: Saya Sudah Berulang Kali Minta Penambangan Hutan Penyebab Banjir Dievaluasi

Regional
Terpapar Corona, Sekolah di Kecamatan Kundur Barat Karimun Kembali Ditutup

Terpapar Corona, Sekolah di Kecamatan Kundur Barat Karimun Kembali Ditutup

Regional
BMKG Ungkap Penyebab Gelombang Tinggi Muncul di Pantai Manado

BMKG Ungkap Penyebab Gelombang Tinggi Muncul di Pantai Manado

Regional
Alami Hipotermia di Gunung Muria, Pendaki Perempuan Asal Kudus Dievakuasi

Alami Hipotermia di Gunung Muria, Pendaki Perempuan Asal Kudus Dievakuasi

Regional
Jembatan Gantung di Desa Ini Putus akibat Banjir Bandang, Akses Lumpuh

Jembatan Gantung di Desa Ini Putus akibat Banjir Bandang, Akses Lumpuh

Regional
Usai Tukar Rumahnya Rp 500 Juta dengan Tanaman Hias, Hidmat Akan Barter Lagi

Usai Tukar Rumahnya Rp 500 Juta dengan Tanaman Hias, Hidmat Akan Barter Lagi

Regional
Cerita Banjir 2 Pekan di Jombang dan Protes Warga ke Bupati...

Cerita Banjir 2 Pekan di Jombang dan Protes Warga ke Bupati...

Regional
Para Penumpang Sriwijaya Air Itu Kini Telah 'Pulang'

Para Penumpang Sriwijaya Air Itu Kini Telah "Pulang"

Regional
Netizen Komentari Tanda Tangan KTP Syaiful Bahri: Dia Pengen Jadi Warga Konoha

Netizen Komentari Tanda Tangan KTP Syaiful Bahri: Dia Pengen Jadi Warga Konoha

Regional
Tangis Anak Polisi yang Jadi Korban Longsor Manado: Ayah, Saya Lapar, Buatkan Telur

Tangis Anak Polisi yang Jadi Korban Longsor Manado: Ayah, Saya Lapar, Buatkan Telur

Regional
Kecelakaan Maut Terjadi Lagi di Tol Pekanbaru-Dumai, Satu Orang Tewas

Kecelakaan Maut Terjadi Lagi di Tol Pekanbaru-Dumai, Satu Orang Tewas

Regional
Sambut Jenazah Indah, Putrinya Korban Pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Yusrilanita Tak Henti Berzikir

Sambut Jenazah Indah, Putrinya Korban Pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Yusrilanita Tak Henti Berzikir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X