20 Warga Demo dan Tuding Ada Rizieq Shihab di Sentul, Satpol PP Tunggu Perintah Atasan

Kompas.com - 30/11/2020, 22:20 WIB
Kondisi perumahan Mutiara Sentul The Nature yang berada di Kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, usai dilakukan aksj penolakan Rizieq Shihab, Senin (30/11/2020). KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANKondisi perumahan Mutiara Sentul The Nature yang berada di Kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, usai dilakukan aksj penolakan Rizieq Shihab, Senin (30/11/2020).

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Sejumlah warga yang mengatasnamakan dirinya Kelompok Forum Rakyat Padjajaran menggelar aksi di depan perumahan Mutiara Sentul The Nature yang berada di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (30/11/2020).

Kelompok Forum Rakyat Padjajaran ini meminta agar pemimpin organisasi masyarakat Front Pembela Islam (FPI)  Rizieq Shihab keluar dari perumahan tersebut.

Mereka menduga bahwa Rizieq Shihab telah bersembunyi usai kabur dari Rumah Sakit (RS) UMMI, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat.

"Diduga beliau kabur ke sini (Mutiara) walaupun kejelasan berapa persennya, tapi indikasinya ada di sini," kata Ketua Kelompok Forum Rakyat Padjajaran Bersatu, Ahmad Suhadi usai aksi di depan perumahan tersebut.

Baca juga: Rizieq Shihab Diperiksa Besok, Polisi Imbau Simpatisannya Tak Datang ke Polda Metro Jaya

Ahmad mengatakan bahwa pihaknya menyampaikan sejumlah tuntutan atas kondisi Rizieq Shihab, yang belum diketahui hasil swab test dari RS UMMI.

Atas dasar itu mereka melakukan aksi karena menganggap keberadaan Rizieq Shihab meresahkan dan bisa saja membahayakan warga sekitar.

Sebab, kata dia, hasil tes Covid-19 yang sempat dilakukan di RS UMMI belum diketahui. Jika kemudian Rizieq Shihab kabur ke perumahan, otomatis akan membawa virus Covid-19.

"Kalau hasil swab-nya itu positif ini kan akan berdampak ke masyarakat banyak. Beliau itu kan akan berinteraksi, okelah ke masyarakat umum tapi dengan adanya relasi teman-temannya, ustaz-ustaz yang dekat dengan beliau akan menjadi tertular, maka nanti akan lebih banyak menyebarkan," ujar dia.

Ahmad meminta agar Rizieq Shihab segera diamankan dan diproses sesuai aturan terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pra-AKB.

"Kitakan ingin masyarakat Bogor bersatu memerangi Covid-19, kalau beliau di sini dikhawatirkan makin banyak yang terkena," imbuhnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Ini Tewas Diseret Banjir Bandang Saat Sedang Menarik Ternak di Kali

Pria Ini Tewas Diseret Banjir Bandang Saat Sedang Menarik Ternak di Kali

Regional
Update Longsor Sumedang, Tim SAR Temukan Jasad 2 Anak, Total Korban Tewas Jadi 36

Update Longsor Sumedang, Tim SAR Temukan Jasad 2 Anak, Total Korban Tewas Jadi 36

Regional
Bencana Tanah Bergerak di Purworejo, 3 Rumah Ambruk, 31 Jiwa Mengungsi

Bencana Tanah Bergerak di Purworejo, 3 Rumah Ambruk, 31 Jiwa Mengungsi

Regional
Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran Sejauh 1.000 Meter

Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran Sejauh 1.000 Meter

Regional
Mengebut Melebihi 80 Km Per Jam di Tol Pekanbaru-Dumai Siap-siap Ditangkap Polisi

Mengebut Melebihi 80 Km Per Jam di Tol Pekanbaru-Dumai Siap-siap Ditangkap Polisi

Regional
Pria Ini Setubuhi 2 Remaja di Bawah Umur dengan Janji Dinikahi

Pria Ini Setubuhi 2 Remaja di Bawah Umur dengan Janji Dinikahi

Regional
Longsor Sumedang, Tim SAR Temukan 2 Korban di Perumahan Pondok Daud

Longsor Sumedang, Tim SAR Temukan 2 Korban di Perumahan Pondok Daud

Regional
24 Nakes Tidak Datang Vaksinasi, Dinkes Pontianak Telusuri Identitas dan Alasannya

24 Nakes Tidak Datang Vaksinasi, Dinkes Pontianak Telusuri Identitas dan Alasannya

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkab Manggarai Timur Terapkan Belajar dari Rumah

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkab Manggarai Timur Terapkan Belajar dari Rumah

Regional
Rumah Korban Sriwijaya Air Dibobol Maling, Sepatu Hadiah ke Suami Tak Ikut Dijarah

Rumah Korban Sriwijaya Air Dibobol Maling, Sepatu Hadiah ke Suami Tak Ikut Dijarah

Regional
Pejabat di Babel yang Langgar Prokes Covid-19 Diancam Denda Rp 10 Juta

Pejabat di Babel yang Langgar Prokes Covid-19 Diancam Denda Rp 10 Juta

Regional
Fakta Gelombang Pasang Terjang Pantai Manado, Tinggi Capai 4 Meter hingga Masuk Parkiran Mal

Fakta Gelombang Pasang Terjang Pantai Manado, Tinggi Capai 4 Meter hingga Masuk Parkiran Mal

Regional
Kasus Mayat Balita dalam Plastik di Subang, Polisi Beberkan Soal Luka di Kemaluan Korban

Kasus Mayat Balita dalam Plastik di Subang, Polisi Beberkan Soal Luka di Kemaluan Korban

Regional
Pemberian Vaksin Dimulai Februari, Dinkes Kota Tegal Siapkan 13 Faskes dan 130 Vaksinator

Pemberian Vaksin Dimulai Februari, Dinkes Kota Tegal Siapkan 13 Faskes dan 130 Vaksinator

Regional
Waspada Penipuan Mengatasnamakan Satgas Penanganan Covid-19

Waspada Penipuan Mengatasnamakan Satgas Penanganan Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X