Pasca-acara Rizieq Shihab di Bogor, Dinkes Sebut 20 Orang Reaktif Bukan Positif Covid-19

Kompas.com - 24/11/2020, 16:39 WIB
Ribuan jamaah menyambut kedatangan Imam Besar FPI Rizieq Shihab di jalur Puncak, Simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/11/2020). Kedatangan Rizieq ke Pondok Pesantren (Ponpes) Alam Agrokultural Markaz Syariah DPP FPI, Megamendung, Kabupaten Bogor untuk melaksanakan salat Jumat berjamaah sekaligus peletakan batu pertama pembangunan masjid di Ponpes tersebut. ANTARA FOTO/ARIF FIRMANSYAHRibuan jamaah menyambut kedatangan Imam Besar FPI Rizieq Shihab di jalur Puncak, Simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/11/2020). Kedatangan Rizieq ke Pondok Pesantren (Ponpes) Alam Agrokultural Markaz Syariah DPP FPI, Megamendung, Kabupaten Bogor untuk melaksanakan salat Jumat berjamaah sekaligus peletakan batu pertama pembangunan masjid di Ponpes tersebut.

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor menyatakan, belum ada hasil swab antigen untuk kerumunan massa di acara penyambutan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI)  Rizieq Shihab di kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat.

Dinkes membantah informasi adanya 20 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada kegiatan peletakan batu pertama yang dihadiri Rizieq Shihab di Markaz Syariah Pesantren Alam Agrokultural, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Bukan (positif), tapi reaktif. Ada 20 orang reaktif," kata Kepala Dinkes Kabupaten Bogor Mike Kaltarina menyikapi pernyataan Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo yang mengatakan ada 20 orang positif di acara Rizieq Shihab di Megamendung.

Baca juga: Kena Teguran, Bupati Bogor Diminta Siapkan Sanksi untuk Acara Rizieq Shihab

Mike menyebut bahwa sebelumnya petugas medis sudah dua kali melakukan rapid test dan swab test pada Kamis (19/11/2020) sampai Jumat (20/11/2020).

Adapun rapid test tersebut dilakukan di dua titik, yakni Desa Kuta dan Sukagalih, Kecamatan Megamendung, Puncak Bogor, Jawa Barat.

Rinciannya, kata dia, di hari pertama ada 214 warga yang menjalani rapid test, 5 orang di antaranya dilaporkan reaktif Covid-19.

Di hari berikutnya, rapid test dilakukan kepada 344 warga dan hasilnya sebanyak 20 orang dinyatakan reaktif Covid-19.

Kepada orang yang reaktif tersebut, tenaga medis langsung melanjutkan pemeriksaan lanjutan dengan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) atau swab di lokasi.

Sampel swab tersebut kemudian dikirim ke Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Jakarta dan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Cibinong, Kabupaten Bogor.

"Sudah dua kali, hari Kamis dan hari Jumat. Total ada 558 sampel alat tes Covid-19 dan itu total hasilnya ada 20 reaktif lalu kita swab terus keluarnya 1 orang positif terus kita tracing," ungkap Mike saat dihubungi Kompas.com, Selasa (24/11/2020).

Kendati begitu, Mike mengatakan belum bisa memastikan bahwa 20 orang reaktif itu tertular dari kerumunan penyambutan Rizieq Shihab.

Pasalnya, kawasan Puncak Bogor merupakan jalur yang banyak dilalui banyak wisatawan. Sehingga bisa jadi tertular dari transmisi lokal.

Baca juga: Ditanya soal Baliho Rizieq Shihab di Puncak Bogor, Kepala Satpol PP: Saya Fokus Urus PKL

Yang jelas, kata dia, tes Covid-19 terhadap masyarakat dan pedagang dilakukan sebagai upaya mencegah munculnya klaster baru pasca-terjadinya kerumunan jemaah yang menyambut Rizieq Shihab.

"Untuk mitigasinya juga sudah, seperti penyemprotan disinfektan. Lokasi yang disemprot meliputi 6 desa," jelas dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penetapan Paslon Terpilih di Pilkada Kabupaten Semarang pada 21 Januari 2021

Penetapan Paslon Terpilih di Pilkada Kabupaten Semarang pada 21 Januari 2021

Regional
70 Makam di TPU Damanhuri Samarinda Rusak Diterjang Longsor

70 Makam di TPU Damanhuri Samarinda Rusak Diterjang Longsor

Regional
Raffi Ahmad Curhat ke Dedi Mulyadi: Berita Itu 'Digoreng' Orang yang Mau Jatuhin, Apes Banget

Raffi Ahmad Curhat ke Dedi Mulyadi: Berita Itu "Digoreng" Orang yang Mau Jatuhin, Apes Banget

Regional
Dedi Mulyadi: Saya Sudah Berulang Kali Minta Penambangan Hutan Penyebab Banjir Dievaluasi

Dedi Mulyadi: Saya Sudah Berulang Kali Minta Penambangan Hutan Penyebab Banjir Dievaluasi

Regional
Terpapar Corona, Sekolah di Kecamatan Kundur Barat Karimun Kembali Ditutup

Terpapar Corona, Sekolah di Kecamatan Kundur Barat Karimun Kembali Ditutup

Regional
BMKG Ungkap Penyebab Gelombang Tinggi Muncul di Pantai Manado

BMKG Ungkap Penyebab Gelombang Tinggi Muncul di Pantai Manado

Regional
Alami Hipotermia di Gunung Muria, Pendaki Perempuan Asal Kudus Dievakuasi

Alami Hipotermia di Gunung Muria, Pendaki Perempuan Asal Kudus Dievakuasi

Regional
Jembatan Gantung di Desa Ini Putus akibat Banjir Bandang, Akses Lumpuh

Jembatan Gantung di Desa Ini Putus akibat Banjir Bandang, Akses Lumpuh

Regional
Usai Tukar Rumahnya Rp 500 Juta dengan Tanaman Hias, Hidmat Akan Barter Lagi

Usai Tukar Rumahnya Rp 500 Juta dengan Tanaman Hias, Hidmat Akan Barter Lagi

Regional
Cerita Banjir 2 Pekan di Jombang dan Protes Warga ke Bupati...

Cerita Banjir 2 Pekan di Jombang dan Protes Warga ke Bupati...

Regional
Para Penumpang Sriwijaya Air Itu Kini Telah 'Pulang'

Para Penumpang Sriwijaya Air Itu Kini Telah "Pulang"

Regional
Netizen Komentari Tanda Tangan KTP Syaiful Bahri: Dia Pengen Jadi Warga Konoha

Netizen Komentari Tanda Tangan KTP Syaiful Bahri: Dia Pengen Jadi Warga Konoha

Regional
Tangis Anak Polisi yang Jadi Korban Longsor Manado: Ayah, Saya Lapar, Buatkan Telur

Tangis Anak Polisi yang Jadi Korban Longsor Manado: Ayah, Saya Lapar, Buatkan Telur

Regional
Kecelakaan Maut Terjadi Lagi di Tol Pekanbaru-Dumai, Satu Orang Tewas

Kecelakaan Maut Terjadi Lagi di Tol Pekanbaru-Dumai, Satu Orang Tewas

Regional
Sambut Jenazah Indah, Putrinya Korban Pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Yusrilanita Tak Henti Berzikir

Sambut Jenazah Indah, Putrinya Korban Pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Yusrilanita Tak Henti Berzikir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X