Nyanyi di Acara Khitanan, Raja Dangdut Rhoma Irama Akan Diperiksa Polisi, Ini Faktanya

Kompas.com - 30/06/2020, 06:15 WIB
Rhoma Irama saat ditemui di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2020). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIARhoma Irama saat ditemui di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2020).

KOMPAS.com - Sudah dilarang untuk konser, Rhoma Irama masih nekat untuk menyanyi di atas panggung di sebuah acara khitanan di Desa Cibunan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (28/6/2020).

Hal itu membuat Bupati Bogor Ade Yasin marah serta melaporkan Raja Dangdut dan penyelenggara acara ke aparat kepolisian.

"Kita Gugus Tugas akan menindaklanjuti berupa teguran dan memanggil, jadi kalau memang melanggar aturan PSBB, kita akan proses secara benar sesuai aturan," kata Ade.

Berikut ini faktanya:

1. Polisi akan segera proses

Ilustrasi PolisiThinkstock/Antoni Halim Ilustrasi Polisi

Dilansir dari Antara, Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy mengatakan, pihaknya akan segera melakukan penyelidikan yang melibatkan penyanyi Rhoma Irama.

"Ya, semua kami periksa sesegera mungkin," katanya saat mendampingi Panglima Kodam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Nugroho Wiryanto dan Kepala Polda Jawa Barat Inspektur Jenderal Polisi Rudy Sufahriadi di Pendopo Bupati, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (29/6/2020).

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah Mahfud MD yang Didemo Ratusan Orang Biasanya Ditempati Sang Ibunda

Rumah Mahfud MD yang Didemo Ratusan Orang Biasanya Ditempati Sang Ibunda

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 1 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 1 Desember 2020

Regional
Kota Bandung Zona Merah, Kini Tidak Ada Toleransi bagi yang Tak Bermasker

Kota Bandung Zona Merah, Kini Tidak Ada Toleransi bagi yang Tak Bermasker

Regional
Ini Strategi Bali Tekan Penyebaran Covid-19 Jelang Pilkada dan Libur Akhir Tahun

Ini Strategi Bali Tekan Penyebaran Covid-19 Jelang Pilkada dan Libur Akhir Tahun

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 1 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 1 Desember 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 1 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 1 Desember 2020

Regional
Ratusan Orang Demo Rumah Mahfud MD di Pamekasan, Tetangga: Takut Ada Keributan

Ratusan Orang Demo Rumah Mahfud MD di Pamekasan, Tetangga: Takut Ada Keributan

Regional
Truk Tabrak 4 Kendaraan dan Gerobak di Sumedang, 1 Orang Tewas

Truk Tabrak 4 Kendaraan dan Gerobak di Sumedang, 1 Orang Tewas

Regional
Gubernur Riau Positif Covid-19, Awalnya Tak Enak Badan Usai Rapat dengan DPRD

Gubernur Riau Positif Covid-19, Awalnya Tak Enak Badan Usai Rapat dengan DPRD

Regional
Riwayat Kegiatan Wali Kota Malang Sebelum Positif Covid-19, Sempat Interaksi dengan Bupati Situbondo

Riwayat Kegiatan Wali Kota Malang Sebelum Positif Covid-19, Sempat Interaksi dengan Bupati Situbondo

Regional
Kisah Pilu Makmur, Tas Berisi Uang Hasil Mengemis Selama 1 Bulan Dijambret

Kisah Pilu Makmur, Tas Berisi Uang Hasil Mengemis Selama 1 Bulan Dijambret

Regional
Ganjar Minta Sekolah yang Jadi Klaster Covid-19 Ditutup

Ganjar Minta Sekolah yang Jadi Klaster Covid-19 Ditutup

Regional
Ratusan Orang Demo Rumah Mahfud MD di Pamekasan: Mahfud Keluar, Jangan Ngumpet

Ratusan Orang Demo Rumah Mahfud MD di Pamekasan: Mahfud Keluar, Jangan Ngumpet

Regional
Detik-detik 400 Warga Bakar Rumah Calon Bupati Boven Digoel, Papua

Detik-detik 400 Warga Bakar Rumah Calon Bupati Boven Digoel, Papua

Regional
Diduga Rem Blong, Truk Tabrak Rumah, Sepeda Motor, dan Gerobak Mi, Sopir Sempat Terjepit

Diduga Rem Blong, Truk Tabrak Rumah, Sepeda Motor, dan Gerobak Mi, Sopir Sempat Terjepit

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X