Larangan Konser Rhoma Irama Tak Dipatuhi, Bupati Bogor: Saya Minta Semuanya Diproses Hukum

Kompas.com - 29/06/2020, 19:05 WIB
Bupati Bogor Ade Yasin saat ditemui di Pendopo Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (19/5/2020). KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANBupati Bogor Ade Yasin saat ditemui di Pendopo Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (19/5/2020).
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Bupati Bogor, Ade Yasin geram setelah mengetahui konser Rhoma Irama tetap digelar meski sebelumnya sudah dilarang.

Menyikapi hal itu, Ade meminta semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan konser tersebut untuk diproses secara hukum.

"Saya minta semuanya diproses hukum, tidak pandang bulu siapa pun orang yang melanggar aturan, jangan sampai di sini menjadi episentrum Covid-19 karena ulah orang-orang yang tidak bertanggung jawab," tegas Ade dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/6/2020).

Ade menyayangkan ketidakpatuhan warganya yang tetap nekat mengundang Rhoma Irama dalam acara khitanan tersebut.

Baca juga: Rhoma Irama Tetap Konser Saat Bogor PSBB, Bupati Ade Ambil Langkah Hukum

Padahal, sebelumnya Pemkab Bogor sudah mengirimkan surat resmi kepada warga yang menggelar hajatan itu agar membatalkan konsernya. Termasuk kepada pihak Rhoma Irama.

Alasan pelarangan itu karena Kabupaten Bogor masih menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) proporsional.

Sehingga setiap kegiatan hiburan yang dapat menimbulkan kerumunan massa dan berpotensi dapat memperluas penyebaran Covid-19 di daerahnya tidak diizinkan.

Apalagi, di kecamatan Pamijahan tempat digelarnya konser itu, menurut Ade diketahui masuk dalam zona merah Covid-19.

"Kenyataannya acara tetap digelar dan tidak mengindahkan peraturan Pemkab Bogor yang tertuang dalam Perbup No. 35 tahun 2020," terangnya.

"Padahal sebelumnya sudah dikirimkan surat itu, jadi jelas tidak dibenarkan kegiatan kemarin di Pamijahan karena aturan dilanggar, surat teguran diabaikan dan sama sekali tidak menerapkan protokol kesehatan," tambah dia.

Baca juga: Rhoma Irama Mengaku Didampingi Aparat Saat Nekat Nyanyi di Acara Khitanan

Seperti diketahui, acara khitanan putra dari Abah Surya Atmaja di Kampung Cisalak, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tetap digelar pada Minggu Sore.

Dalam acara itu, selain raja dangdut Rhoma Irama juga dihadiri sejumlah artis lainnya seperti Rita Sugiarto, Caca Handika, Yunita Ababil, Wawa Marissa, Yus Yunus dan beberapa artis ibu kota lainnya.

Dalam acara itu, Rhoma Irama menyanyikan beberapa lagu. Akibatnya, kerumunan massa tak terhindarkan saat acara konser berlangsung.

Penulis : Kontributor Kabupaten Bogor, Afdhalul Ikhsan | Editor : Farid Assifa



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

128 ASN dan Pegawai Honorer Pemprov Maluku Positif Covid-19

128 ASN dan Pegawai Honorer Pemprov Maluku Positif Covid-19

Regional
Setiap Akhir Pekan, Menkes Terawan akan Berkantor di RS Lapangan Surabaya

Setiap Akhir Pekan, Menkes Terawan akan Berkantor di RS Lapangan Surabaya

Regional
Petugas Perlindungan Anak Lampung Timur yang Cabuli Korban Perkosaan Menyerahkan Diri

Petugas Perlindungan Anak Lampung Timur yang Cabuli Korban Perkosaan Menyerahkan Diri

Regional
2 Orang Tewas Disengat Lebah, Pemerintah Desa Panggil Pawang

2 Orang Tewas Disengat Lebah, Pemerintah Desa Panggil Pawang

Regional
Perawat Senior Itu Telah Pergi untuk Selamanya...

Perawat Senior Itu Telah Pergi untuk Selamanya...

Regional
Masih Berada di Zona Merah Covid-19, Pemkot Mataram Perketat Penerapan Jam Malam

Masih Berada di Zona Merah Covid-19, Pemkot Mataram Perketat Penerapan Jam Malam

Regional
Soal Denda bagi yang Tidak Pakai Masker, Ini Respons Bupati Sumedang

Soal Denda bagi yang Tidak Pakai Masker, Ini Respons Bupati Sumedang

Regional
Pemprov Sulut Salurkan Rp1,3 Miliar untuk Insentif Tenaga Medis Corona

Pemprov Sulut Salurkan Rp1,3 Miliar untuk Insentif Tenaga Medis Corona

Regional
Sungai Lamandau Kalteng Meluap, 400 KK Terpaksa Mengungsi

Sungai Lamandau Kalteng Meluap, 400 KK Terpaksa Mengungsi

Regional
Pengakuan Anak yang Disetubuhi Ayah Kandung hingga Hamil 2 Bulan: Atas Dasar Suka Sama Suka Tanpa Paksaan

Pengakuan Anak yang Disetubuhi Ayah Kandung hingga Hamil 2 Bulan: Atas Dasar Suka Sama Suka Tanpa Paksaan

Regional
Plt Bupati Cianjur Minta Aparat Tindak Tegas Tempat Hiburan Malam yang Bandel Masih Buka

Plt Bupati Cianjur Minta Aparat Tindak Tegas Tempat Hiburan Malam yang Bandel Masih Buka

Regional
ATM BNI Dibobol, Pelaku Diduga Karyawan dan Mantan Karyawan

ATM BNI Dibobol, Pelaku Diduga Karyawan dan Mantan Karyawan

Regional
Wagub Sumut Minta Kontribusi OPD dan BUMD Jangan Sesuka Hati

Wagub Sumut Minta Kontribusi OPD dan BUMD Jangan Sesuka Hati

Regional
1.000 Tentara dan Aplikasi Lancang Kuning Disiapkan untuk Tanggulangi Karhutla Riau

1.000 Tentara dan Aplikasi Lancang Kuning Disiapkan untuk Tanggulangi Karhutla Riau

Regional
BBM Jenis Premium Menghilang di 11 SPBU di Padang

BBM Jenis Premium Menghilang di 11 SPBU di Padang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X