Viral Video Pergerakan Tanah di Sungai Ci Durian Bogor, Ini Penjelasan BNPB

Kompas.com - 07/01/2020, 14:34 WIB
Sudah ada pergerakan tanah berupa longsoran pada hari sebelumnya yang disusul hujan deras pada malam harinya, sehingga meterial longsoran mengalir di sungai pada pagi harinya. Potongan layar Youtube BNPBSudah ada pergerakan tanah berupa longsoran pada hari sebelumnya yang disusul hujan deras pada malam harinya, sehingga meterial longsoran mengalir di sungai pada pagi harinya.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Sebuah video berdurasi 29 detik yang memperlihatkan pergerakan lumpur di sebuah sungai, viral di media sosial.

Video tersebut beredar pada Senin (6/1/2020).

Dilansir dari bnpb.go.id dijelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi di Kecamatan Jasingan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Video tersebut direkam oleh Hidup, warga Harkat Jaya pada Senin (6/1/2020) jam 06.00 WIB di  Sungai Ci Durian Desa Ciberit, Sukajaya, Bogor Barat.

Baca juga: Lima Hari Pasca-Banjir Bandang Lebak, Satu Desa Masih Terisolir

Menurut keterangan Agus Wibowo Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, dari penjelasan Bupati Lebak, peristiwa tersebut terjadi di aliran Sungai Ci Durian yang melalui Kecamatan Curug Bitung dan Kecamatan Maja.

Pergerakan tanah telah terjadi satu hari sebelumnya setelah hujan deras pada malam hari yang mengakibatkan material longsoran ikut mengalir di Sungai Ci Durian pada pagi harinya..

"Sungai Ci Durian merupakan sungai yang mengalir dari Pegunungan Halimun melewati Kabupaten Bogor dan Banten kemudian bermuara di Laut Jawa," jelas Agus dalam keterangan tertulisnya di bnpb.go.id.

Baca juga: Desa Bungur Mekar di Lebak Banten Rusak Akibat Banjir, Evakuasi Pakai Helikopter

Untuk itu ia menghimbau agar masyarakat khusunya yang tinggal di Kecamatan Curug Bitung atau yang tinggal di kawasan yang dilalui Sungai Ci Durian agar meningkatkan kewaspadaan dan mengungsi ke tempat yang lebih aman.

 



Sumber BNPB
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pejabat di Babel yang Langgar Prokes Covid-19 Diancam Denda Rp 10 Juta

Pejabat di Babel yang Langgar Prokes Covid-19 Diancam Denda Rp 10 Juta

Regional
Fakta Gelombang Pasang Terjang Pantai Manado, Tinggi Capai 4 Meter hingga Masuk Parkiran Mal

Fakta Gelombang Pasang Terjang Pantai Manado, Tinggi Capai 4 Meter hingga Masuk Parkiran Mal

Regional
Kasus Mayat Balita dalam Plastik di Subang, Polisi Beberkan Soal Luka di Kemaluan Korban

Kasus Mayat Balita dalam Plastik di Subang, Polisi Beberkan Soal Luka di Kemaluan Korban

Regional
Pemberian Vaksin Dimulai Februari, Dinkes Kota Tegal Siapkan 13 Faskes dan 130 Vaksinator

Pemberian Vaksin Dimulai Februari, Dinkes Kota Tegal Siapkan 13 Faskes dan 130 Vaksinator

Regional
Waspada Penipuan Mengatasnamakan Satgas Penanganan Covid-19

Waspada Penipuan Mengatasnamakan Satgas Penanganan Covid-19

Regional
Penetapan Paslon Terpilih di Pilkada Kabupaten Semarang pada 21 Januari 2021

Penetapan Paslon Terpilih di Pilkada Kabupaten Semarang pada 21 Januari 2021

Regional
70 Makam di TPU Damanhuri Samarinda Rusak Diterjang Longsor

70 Makam di TPU Damanhuri Samarinda Rusak Diterjang Longsor

Regional
Raffi Ahmad Curhat ke Dedi Mulyadi: Berita Itu 'Digoreng' Orang yang Mau Jatuhin, Apes Banget

Raffi Ahmad Curhat ke Dedi Mulyadi: Berita Itu "Digoreng" Orang yang Mau Jatuhin, Apes Banget

Regional
Dedi Mulyadi: Saya Sudah Berulang Kali Minta Penambangan Hutan Penyebab Banjir Dievaluasi

Dedi Mulyadi: Saya Sudah Berulang Kali Minta Penambangan Hutan Penyebab Banjir Dievaluasi

Regional
Terpapar Corona, Sekolah di Kecamatan Kundur Barat Karimun Kembali Ditutup

Terpapar Corona, Sekolah di Kecamatan Kundur Barat Karimun Kembali Ditutup

Regional
BMKG Ungkap Penyebab Gelombang Tinggi Muncul di Pantai Manado

BMKG Ungkap Penyebab Gelombang Tinggi Muncul di Pantai Manado

Regional
Alami Hipotermia di Gunung Muria, Pendaki Perempuan Asal Kudus Dievakuasi

Alami Hipotermia di Gunung Muria, Pendaki Perempuan Asal Kudus Dievakuasi

Regional
Jembatan Gantung di Desa Ini Putus akibat Banjir Bandang, Akses Lumpuh

Jembatan Gantung di Desa Ini Putus akibat Banjir Bandang, Akses Lumpuh

Regional
Usai Tukar Rumahnya Rp 500 Juta dengan Tanaman Hias, Hidmat Akan Barter Lagi

Usai Tukar Rumahnya Rp 500 Juta dengan Tanaman Hias, Hidmat Akan Barter Lagi

Regional
Cerita Banjir 2 Pekan di Jombang dan Protes Warga ke Bupati...

Cerita Banjir 2 Pekan di Jombang dan Protes Warga ke Bupati...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X