9 Korban Kecelakaan Tunggal di Tol Jagorawi Hendak ke Gereja

Kompas.com - 15/09/2019, 18:15 WIB
Dalam video berdurasi 25 detik sejumlah polisi terlihat mengevakuasi mobil dan korban dalam insiden kecelakaan tunggal di Tol Jagorawi KM 36 tepatnya di Desa Cipambuan, Kecamatan Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/9/2019) pagi. KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANDalam video berdurasi 25 detik sejumlah polisi terlihat mengevakuasi mobil dan korban dalam insiden kecelakaan tunggal di Tol Jagorawi KM 36 tepatnya di Desa Cipambuan, Kecamatan Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/9/2019) pagi.

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Sebanyak 9 orang menjadi korban kecelakaan tunggal di Jalan Tol Jagorawi KM 36, tepatnya di Desa Cipambuan, Kecamatan Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/9/2019) pagi.

Tiga orang meninggal dunia dan enam orang lainnya mengalami luka-luka, seluruh korban langsung dilarikan ke RS EMC Sentul sebagian ke RSUD Ciawi dan RS Bina Husada Cibinong.

Penumpang di dalam mobil Suzuki APV warna hitam itu diketahui hendak berangkat ibadah kebaktian di Gereja daerah Serpong, Tangerang Selatan.

Namun, di tengah perjalanan, mobil yang dikemudikan Josni Jafet Tigor (34), warga Katulampa, Kota Bogor, itu terguling sejauh 50 meter.

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Tunggal di Tol Jagorawi yang Tewaskan 3 Orang

"Kaget dengar kabar itu (kecelakaan) karena ada sembilan orang penumpang di dalamnya mau ibadah kebaktian," kata keluarga korban, Yuliana (40), kepada wartawan.

Mobil tersebut membawa sejumlah jemaat yang berstatus pelajar, mereka dari arah Bogor melewati Jalan Tol Jagorawi.

Suzuki APV bernomor polisi F 1196 DH itu ringsek dan penumpang terlempar dari dalam mobil, setelah terguling di lajur 1 dekat pintu masuk Gerbang Tol Sentul.

"Mereka mahasiswa ada acara ibadah, tapi belum sampai lokasi katanya bannya (mobil) lepas," ujar dia.

Adapun daftar korban yang berhasil diidentifikasi adalah, Yehezkiel Giovanni Reinaldo (20) pelajar, Abdiwijaya Tamba (17) pelajar dan Abraham Mbiliyora (29) pekerja.

Kemudian, Santa Hagar Mbiliyora (22), warga Desa Prailiu, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, luka berat di bagian kepala dan Rasio Tamba (19), warga Desa Tualang Timur, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, luka bagian belakang kepala.

Sementara, untuk korban luka ringan adalah, Irene Betzy (21), warga Desa Tanjung Sena, Kecamatan Biru-biru, Kabupaten Deli Serdang, luka memar dipinggang sebelah kanan.

Yuldi Bongga (26), warga Depok dan Kristine (35), mengalami luka lecet di tangan kiri dan dibawa RS EMC Sentul Selatan.

Baca juga: Ini Penyebab Kecelakaan di Tol Jagorawi yang Tewaskan 3 Orang

Sementara, untuk pengemudi bernama Josni Jafet Tigor (34), mengalami luka berat di bagian kepala dan dilarikan ke RS EMC Sentul.

Kasat Lantas Polres Bogor AKP M Fadli Amri mengatakan, peristiwa itu berawal ketika mobil berada di perjalanan dari Bogor menuju Jakarta tepatnya berada di lajur 3 Tol Jagorawi.

Namun, mobil tersebut mengalami pecah ban sehingga pengemudi kehilangan kendali dan kendaraan oleng ke kiri.

"Akibat dari pecah ban itu pengemudi tidak bisa menguasai kendaraan sehingga mobil out of control dan terguling lalu terseret sejauh kurang lebih 50 meter," kata Fadli, kepada wartawan.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sungai Lamandau Kalteng Meluap, 400 KK Terpaksa Mengungsi

Sungai Lamandau Kalteng Meluap, 400 KK Terpaksa Mengungsi

Regional
Pengakuan Anak yang Disetubuhi Ayah Kandung hingga Hamil 2 Bulan: Atas Dasar Suka Sama Suka Tanpa Paksaan

Pengakuan Anak yang Disetubuhi Ayah Kandung hingga Hamil 2 Bulan: Atas Dasar Suka Sama Suka Tanpa Paksaan

Regional
Plt Bupati Cianjur Minta Aparat Tindak Tegas Tempat Hiburan Malam yang Bandel Masih Buka

Plt Bupati Cianjur Minta Aparat Tindak Tegas Tempat Hiburan Malam yang Bandel Masih Buka

Regional
ATM BNI Dibobol, Pelaku Diduga Karyawan dan Mantan Karyawan

ATM BNI Dibobol, Pelaku Diduga Karyawan dan Mantan Karyawan

Regional
Wagub Sumut Minta Kontribusi OPD dan BUMD Jangan Sesuka Hati

Wagub Sumut Minta Kontribusi OPD dan BUMD Jangan Sesuka Hati

Regional
1.000 Tentara dan Aplikasi Lancang Kuning Disiapkan untuk Tanggulangi Karhutla Riau

1.000 Tentara dan Aplikasi Lancang Kuning Disiapkan untuk Tanggulangi Karhutla Riau

Regional
BBM Jenis Premium Menghilang di 11 SPBU di Padang

BBM Jenis Premium Menghilang di 11 SPBU di Padang

Regional
Penularan Covid-19 Masih Tinggi, Pemkab Semarang Tutup Kembali Tempat Wisata

Penularan Covid-19 Masih Tinggi, Pemkab Semarang Tutup Kembali Tempat Wisata

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 14 Juli 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 14 Juli 2020

Regional
Suami Tertangkap Basah Istrinya Saat Perkosa Anak Kandung

Suami Tertangkap Basah Istrinya Saat Perkosa Anak Kandung

Regional
Imbas Covid-19, Penjualan Hewan Kurban di Palembang Menurun

Imbas Covid-19, Penjualan Hewan Kurban di Palembang Menurun

Regional
Pasien Covid-19 Sembuh di Kalbar Terus Bertambah, Tingkat Kesembuhan Capai 96 Persen

Pasien Covid-19 Sembuh di Kalbar Terus Bertambah, Tingkat Kesembuhan Capai 96 Persen

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 14 Juli 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 14 Juli 2020

Regional
Pematangsiantar Zona Merah Covid-19, Siswa Baru Malah Ujian Psikotes di Sekolah

Pematangsiantar Zona Merah Covid-19, Siswa Baru Malah Ujian Psikotes di Sekolah

Regional
Jumlah Positif Covid-19 Bertambah, Bupati Sumedang Kaji PSBB Ulang

Jumlah Positif Covid-19 Bertambah, Bupati Sumedang Kaji PSBB Ulang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X