Hasil Investigasi: Ambruknya Tiang Penyangga Tol BORR karena "Human Error"

Kompas.com - 16/07/2019, 20:03 WIB
Sejumlah pekerja sedang memperbaiki tiang penyangga yang ambruk di lokasi proyek pengerjaan tol Bogor Outer Ring Road (BORR) seksi 3A di Jalan Sholeh Iskandar, Bogor, Jawa Barat, Selasa (16/7/2019). RAMDHAN TRIYADI BEMPAHSejumlah pekerja sedang memperbaiki tiang penyangga yang ambruk di lokasi proyek pengerjaan tol Bogor Outer Ring Road (BORR) seksi 3A di Jalan Sholeh Iskandar, Bogor, Jawa Barat, Selasa (16/7/2019).

BOGOR, KOMPAS.com - Komite Keselamatan Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) memberikan sanski terhadap dua orang karyawan proyek tol Bogor Outer Ring Road (BORR).

Sanksi tersebut berupa pemberhentian dan penggantian Kepala Proyek PT PP (Persero) Tbk Yoan Sukma selaku kontraktor dan Kepala Pengawas PT Indec KSO Budi Santoso selaku konsultan.

Direktur Utama PT Marga Sarana Jabar (MSJ) Hendro Atmojo mengatakan, sanksi tersebut diberikan setelah Komite Keselamatan Konstruksi melakukan investigasi atas insiden ambruknya tiang penyangga proyek tol BORR seksi 3A di Jalan Sholeh Iskandar, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Komite Keselamatan Konstruksi Minta Pimpinan Proyek Tol BORR Diganti

Dalam kejadian itu, dua pekerja proyek atas nama Acil (25) dan Hanif (25) mengalami luka-luka.

"Jadi, hari ini keluar rekomendasi dan sanksi dari Komite Keselamatan Konstruksi. Salah satunya harus mengganti kepala proyek dan kepala pengawas dari PT PP dan PT Indect," ucap Hendro, Selasa (16/7/2019).

Hendro menambahkan, hasil investigasi juga menyebut bahwa kejadian itu murni disebabkan karena faktor human error. Ia menyebut, terjadi kesalahan saat memasang tiang penopang (shoring).

Hendro melanjutkan, Komite Keselamatan Konstruksi juga meminta untuk segera dilakukan perbaikan tiang penyangga yang roboh tersebut.

"Saya sebagai pemilik proyek tentunya harus mengawasi lebih ketat lagi kinerja dari kontraktor dan konsultan. Mudah-mudahan hari Jumat kami sudah bisa melanjutkan lagi pengerjaannya," sebut Hendro.

Baca juga: 7 Fakta Tiang Penyangga Proyek Tol BORR Ambruk, Pekerja Luka-luka hingga Puslabfor Mabes Polri Ikut Investigasi

Hendro mengungkapkan, total kerugian yang ditimbulkan dari peristiwa itu mencapai Rp 1 miliar.

Selain kerugian secara materil, hal lain yang ditimbulkan adalah dampak sosial terhadap para pedagang yang ada di sekitar lokasi kejadian.

"Sanksi yang lain dia (kontraktor) harus menanggung semua biaya yang timbul akibat musibah ini. Termasuk, saya minta untuk kompensasi terhadap pedagang yang terganggu," pungkas dia.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X